Senin, 21 Juli 2008
Kamis, 17 Juli 2008
Manajemen Proyek Organisasi Nirlaba
Kata proyek seringkali menimbulkan alergi tersendiri dan berkonotasi negatif dalam dunia lembaga swadaya masyarakat ketika hendak menggambarkan kegiatan. Karena itu, orang seringkali lebih senang dengan kata Program, walaupun sebenarnya dua istilah ini memiliki arti yang berbeda. Apapun istilah yang digunakan, semua LSM membutuhkan manajemen kegiatan yang baik agar bisa menjaga akuntabilitasnya.
Sebelum kita bicara lebih lanjut mengenai managemen proyek mungkin ada baiknya kita ulas sedikit mengenai perbedaan program dan proyek, dan mengapa organisasi nirlaba juga membutuhkan managemen proyek ini.
Program adalah sekelompok kegiatan yang memiliki cakupan tersebar dan luas, disiapkan untuk mencapai tujuan skala besar. Program merupakan induk dari beberapa proyek, sedangkan proyek adalah pekerjaan yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan sumberdaya, dana, waktu yang terbatas. Proyek umumnya bersifat unik atau tidak terulang.
Sebagai sebuah organisasi nirlaba idealnya kita memiliki program-program yang akan menjadi sarana kita untuk mewujudkan misi-misi yang kita inginkan sehingga impian akan visi kita dapat terwujud. Namun tak dapat dipungkiri, sebagai organisasi nirlaba tidaklah mudah menjalankan program-program tersebut karena berbagai macam faktor dan yang paling mudah kita sebutkan adalah adanya keterbatasan dana. Untuk itu biasanya organisasi akan menjalankan programnya melalui proyek-proyek yang lebih memungkinkan untuk dilaksanakan.
Manajemen proyek diperlukan untuk menjalani proyek-proyek tersebut karena bila tanpa manajemen yang baik maka proyek-proyek tersebut akan gagal dan ini tentunya akan berdampak ke organisasi secara keseluruhan.
Yang termasuk dalam manajemen proyek adalah :
• Assesmen (analisa dan studi kelayakan). Dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya adalah dengan melihat data statistik, melihat fenomena dalam masyarakat, diskusi dengan pihak-pihak terkait, berdiskusi langsung dengan penerima manfaat, atau metode-metode lainnya yang dapat membantu kita memahami target layanan ataupun gambaran umum tentang tujuan proyek kita.
• Perencanaan Kegiatan. Setelah mendapatkan segala data/informasi yang kita butuhkan, maka kita mulai merancang proyek ini sehingga dapat tujuan akhir dapat dilaksanakan. Dengan assesmen yang baik maka perencanaan yang kita miliki akan semakin matang karena kita juga telah memahami berbagai macam aspek yang mungkin terjadi dalam proyek pelaksaan proyek tersebut. Perencanaan kegiatan ini meliputi kegiatan dari fase awal–menjalin kedekatan hingga fase akhir – mengakhiri kegiatan dengan target person.
• Perkiraan Biaya. Tanpa adanya biaya yang memadai maka akan sulit suatu program terlaksana dengan baik untuk itu perkiraan biaya ini sangat penting untuk juga dipikirkan secara realistis. Namun harus diingat bahwa memadai tidak berarti dana harus berlebih karena dana yang berlebih tanpa mampu kita kelola dengan baik dalam proyek ini juga akan menunjukkan kegagalan kita dalam menjalankan proyek.
• Perencanaan SDM. Seringkali orang melupakan pentingnya SDM dalam pengelolaan proyek, banyak orang berpikir “yang penting ada proyek dulu baru kita cari SDMnya”. Pikiran-pikiran seperti itu dapat membuat kendala dikemudian hari, misalnya saja ternyata kita tidak berhasil mendapatkan orang yang sanggup menjalankan proyek yang kita rancang padahal waktu yang tersedia hanya 3 bulan, lalu bila demikian bagaimana kita bisa mengatakan proyek kita telah berjalan dengan baik?
• Waktu. Adanya batas waktu sangat diperlukan dalam sebuah proyek, tanpa adanya batas waktu akan sulit bagi kita untuk mengukur kemajuan atau keberhasilan proyek kita. Waktu juga berguna untuk memacu kita agar bekerja lebih terstruktur dan terkontrol.
• Pelaksanaan Proyek. Dilakukan sesuai dengan rencana yang telah kita susun sebelumnya dengan selalu berperhatikan juga kaitan antara perencanaan kegiatan, biaya, waktu, dan SDM (berkaitan dengan performa SDM dalam menjalankan kegiatan yang direncanakan).
• Pengawasan (Monitoring). Walaupun kita telah memiliki perencanaan yang baik, sangatlah penting untuk tetap melakukan pengawasan secara terhadap proyek yang sedang kita laksanakan. Pengawasan ini penting untuk membantu kita mengontrol diantaranya: apakah kegiatan masih berjalan sesuai dengan rencana, apakah kegiatan tetap tepat sasaran, apakah biaya yang tersedia telah terserap sesuai dengan rencana, apakah waktu yang tersedia memang mencukupi ataukah program perlu diperpanjang. Pengawasan ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek, terlebih bagi kita yang terbiasa bekerja dengan komunitas dimana kebutuhan akan sangat mungkin sering berubah, dalam kondisi seperti itu tanpa pengawasan yang baik maka hal yang akan mungkin terjadi adalah kegiatan yang kita lakukan menjadi tidak tepat sasaran atau perencanaan yang telah kita buat menjadi berantakan karena kita hanya melihat kepentingan komunitas namun tidak melakukan penyelarasan antara kebutuhan komunitas dengan rencana serta kapasitas organisasi.
Melakukan managemen proyek ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk diterapkan, namun dengan makin bertumbuhnya organisasi maka makin pentinglah adanya suatu managemen yang khusus untuk menangani proyek-proyek sehingga hasil kerja juga akan semakin maksimal.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memulai membuat managemen proyek ini adalah dengan mendokumentasikan kesalah-kesalahan dalam menjalankan proyek-proyek terdahulu. Dengan adanya dokumentasi kegagalan yang baik maka kita dapat mulai menata dan memperbaiki kegagalan-kegagalan yang dulu terjadi dalam proyek-proyek yang kita laksanakan dan mebuat proyek-proyek kita yang akan datang menjadi lebih baik lagi.
Sebelum kita bicara lebih lanjut mengenai managemen proyek mungkin ada baiknya kita ulas sedikit mengenai perbedaan program dan proyek, dan mengapa organisasi nirlaba juga membutuhkan managemen proyek ini.
Program adalah sekelompok kegiatan yang memiliki cakupan tersebar dan luas, disiapkan untuk mencapai tujuan skala besar. Program merupakan induk dari beberapa proyek, sedangkan proyek adalah pekerjaan yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan sumberdaya, dana, waktu yang terbatas. Proyek umumnya bersifat unik atau tidak terulang.
Sebagai sebuah organisasi nirlaba idealnya kita memiliki program-program yang akan menjadi sarana kita untuk mewujudkan misi-misi yang kita inginkan sehingga impian akan visi kita dapat terwujud. Namun tak dapat dipungkiri, sebagai organisasi nirlaba tidaklah mudah menjalankan program-program tersebut karena berbagai macam faktor dan yang paling mudah kita sebutkan adalah adanya keterbatasan dana. Untuk itu biasanya organisasi akan menjalankan programnya melalui proyek-proyek yang lebih memungkinkan untuk dilaksanakan.
Manajemen proyek diperlukan untuk menjalani proyek-proyek tersebut karena bila tanpa manajemen yang baik maka proyek-proyek tersebut akan gagal dan ini tentunya akan berdampak ke organisasi secara keseluruhan.
Yang termasuk dalam manajemen proyek adalah :
• Assesmen (analisa dan studi kelayakan). Dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya adalah dengan melihat data statistik, melihat fenomena dalam masyarakat, diskusi dengan pihak-pihak terkait, berdiskusi langsung dengan penerima manfaat, atau metode-metode lainnya yang dapat membantu kita memahami target layanan ataupun gambaran umum tentang tujuan proyek kita.
• Perencanaan Kegiatan. Setelah mendapatkan segala data/informasi yang kita butuhkan, maka kita mulai merancang proyek ini sehingga dapat tujuan akhir dapat dilaksanakan. Dengan assesmen yang baik maka perencanaan yang kita miliki akan semakin matang karena kita juga telah memahami berbagai macam aspek yang mungkin terjadi dalam proyek pelaksaan proyek tersebut. Perencanaan kegiatan ini meliputi kegiatan dari fase awal–menjalin kedekatan hingga fase akhir – mengakhiri kegiatan dengan target person.
• Perkiraan Biaya. Tanpa adanya biaya yang memadai maka akan sulit suatu program terlaksana dengan baik untuk itu perkiraan biaya ini sangat penting untuk juga dipikirkan secara realistis. Namun harus diingat bahwa memadai tidak berarti dana harus berlebih karena dana yang berlebih tanpa mampu kita kelola dengan baik dalam proyek ini juga akan menunjukkan kegagalan kita dalam menjalankan proyek.
• Perencanaan SDM. Seringkali orang melupakan pentingnya SDM dalam pengelolaan proyek, banyak orang berpikir “yang penting ada proyek dulu baru kita cari SDMnya”. Pikiran-pikiran seperti itu dapat membuat kendala dikemudian hari, misalnya saja ternyata kita tidak berhasil mendapatkan orang yang sanggup menjalankan proyek yang kita rancang padahal waktu yang tersedia hanya 3 bulan, lalu bila demikian bagaimana kita bisa mengatakan proyek kita telah berjalan dengan baik?
• Waktu. Adanya batas waktu sangat diperlukan dalam sebuah proyek, tanpa adanya batas waktu akan sulit bagi kita untuk mengukur kemajuan atau keberhasilan proyek kita. Waktu juga berguna untuk memacu kita agar bekerja lebih terstruktur dan terkontrol.
• Pelaksanaan Proyek. Dilakukan sesuai dengan rencana yang telah kita susun sebelumnya dengan selalu berperhatikan juga kaitan antara perencanaan kegiatan, biaya, waktu, dan SDM (berkaitan dengan performa SDM dalam menjalankan kegiatan yang direncanakan).
• Pengawasan (Monitoring). Walaupun kita telah memiliki perencanaan yang baik, sangatlah penting untuk tetap melakukan pengawasan secara terhadap proyek yang sedang kita laksanakan. Pengawasan ini penting untuk membantu kita mengontrol diantaranya: apakah kegiatan masih berjalan sesuai dengan rencana, apakah kegiatan tetap tepat sasaran, apakah biaya yang tersedia telah terserap sesuai dengan rencana, apakah waktu yang tersedia memang mencukupi ataukah program perlu diperpanjang. Pengawasan ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek, terlebih bagi kita yang terbiasa bekerja dengan komunitas dimana kebutuhan akan sangat mungkin sering berubah, dalam kondisi seperti itu tanpa pengawasan yang baik maka hal yang akan mungkin terjadi adalah kegiatan yang kita lakukan menjadi tidak tepat sasaran atau perencanaan yang telah kita buat menjadi berantakan karena kita hanya melihat kepentingan komunitas namun tidak melakukan penyelarasan antara kebutuhan komunitas dengan rencana serta kapasitas organisasi.
Melakukan managemen proyek ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk diterapkan, namun dengan makin bertumbuhnya organisasi maka makin pentinglah adanya suatu managemen yang khusus untuk menangani proyek-proyek sehingga hasil kerja juga akan semakin maksimal.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memulai membuat managemen proyek ini adalah dengan mendokumentasikan kesalah-kesalahan dalam menjalankan proyek-proyek terdahulu. Dengan adanya dokumentasi kegagalan yang baik maka kita dapat mulai menata dan memperbaiki kegagalan-kegagalan yang dulu terjadi dalam proyek-proyek yang kita laksanakan dan mebuat proyek-proyek kita yang akan datang menjadi lebih baik lagi.
Kamis, 10 Juli 2008
Obama, Presiden AS Keturunan Kenya?
Oleh: Christianto Wibisono
Pada 10 Agustus 2004 saya telah menulis kolom berjudul Calon Senator Obama pernah SD di Indonesia. Kolom itu merupakan indikator perspektif politik AS ketika dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat, Obama tampil memukau dengan pidatonya yang dianggap merupakan re-inkarnasi mendiang John Kennedy. Ketika Kamis (3/1) malam ia berpidato menyambut kemenangan dalam Kaukus Iowa, barangkali mantan penulis pidato John Kennedy, Ted Sorensen, turut menyumbangkan substansi. Kemenangan pendahuluan Obama di Iowa merupakan terobosan yang sangat substansial. Karena penduduk kulit putih Iowa 93 persen, demikian pula New Hampshire 97 persen, yang akan menggelar primary, Selasa pagi. Obama membuktikan walaupun ia keturunan Kenya bisa menerobos sebagai presiden bukan kulit putih pertama di AS.
Masalah keturunan ini agak ruwet karena para penduduk AS keturunan Afrika dari era perbudakan, kurang begitu sreg menerima Obama sebagai bagian dari African American. Obama dianggap keturunan imigran pendatang baru dan setengah putih karena ibunya, Ann Dunham, berasal dari Kansas. Bapaknya Barak Hussein Obama Sr adalah penerima beasiswa dari Kenya dan menikahi Ann, melahirkan Obama Jr pada 1961 di Hawaii. Ketika pada 2006 Obama mengunjungi Kenya, ia disambut sebagai pahlawan dengan penuh kebanggaan karena keturunan Kenya bisa menjadi senator yang sekarang sudah meningkat menjadi capres AS.
Obama Sr memang seorang playboy yang menikah beberapa kali. Pertama sebelum Ann, di Kenya, setelah bercerai dari Ann dengan wanita kulit putih AS lain, lalu dengan dua wanita Kenya dan total menjadi bapak dari sembilan anak. Sementara Ann Dunham setelah cerai dari Obama Sr menikah dengan Soetoro dari Indonesia, yang kemudian membawa Obama melewati masa SD antara 1968-1973 di Indonesia. Setelah itu Ann bercerai lagi dari Soetoro dan kembali ke Hawaii, dan Obama Jr lebih banyak dirawat oleh kakek-neneknya dari pihak Ibu. Adik tiri perempuannya Maya Soetoro ikut pindah ke Hawaii dan menikah dengan warga Kanada keturunan Tionghoa, Konrad Ng.
Latar belakang sejarah ini sekarang mulai terkuak dan merupakan bagian dari ujian sejarah, apakah AS akan lulus sebagai negara demokrasi sejati yang tidak terhambat oleh faktor sentimen primordial seperti ras, etnis, keturunan, dan agama. Jika John Kennedy menghadapi masalah Katolik dan Mitt Romney agama Mormon, maka yang menimpa Obama adalah dua masalah sekaligus, etnis campuran imigran Kenya dan isu bahwa ia pemeluk Islam semasa hidup di Indonesia.
Kolumnis Reza Azlan dan ahli bedah Hesham Hassaballa adalah dua tokoh Muslim AS yang memberikan analisis tajam tentang dilemma yang dihadapi Obama. Pertama, masyarakat AS akan naïf sekali bila beranggapan bahwa dengan memilih seorang kulit hitam yang masa kecilnya pernah memeluk Muslim, AS akan langsung dirangkul oleh dunia ketiga dan Timur Tengah sebagai "negara sahabat". Kedua, karena politik luar negeri Presiden Obama, pasti tidak akan bisa melepaskan diri dari kepentingan masyarakat AS, yang sebagian masih tetap dipengaruhi faktor ketakutan terhadap terorisme walaupun sudah kapok terperosok di Irak. Ketiga, munculnya Michael Huckabee sebagai pemenang kubu Republik di Iowa membuktikan bahwa kaum evangelis tradisional merupakan kutub yang berlawanan dengan arus sekularisme Demokrat yang menunjang Obama.
Hassaballa menawarkan suatu statemen yang seyogyanya disampaikan oleh Obama secara terbuka, seperti, Kennedy mengakui faktor Katolik dan Mitt Romney mengakui faktor Mormon agar masyarakat dunia terbuka mengenai Islam. Saya kutip bagian dari masukan Hassaballa sebagai berikut:
" Some have even accused me of being a "clandestine Muslim," a "Muslim plant" seeking to capture the White House. Yes, my middle name is "Hussein," and there is nothing wrong with this. Now, I have said many times that I am not a Muslim, I am a Christian, who is devout and proud of his faith.
Yet, this does not mean that there is something wrong with being a Muslim. Islam is an honorable religion, the basis of a glorious civilization that has given the world some of its greatest gifts. Muslims comprise one-fiftth of the world's population, and millions of our fellow Americans derive comfort from the Muslim faith. Indeed, there are those who claim to be Muslim who have attacked our country, who have committed inhuman acts of violence in the name of their religion.
But, these people defile the religion of Islam, and they do not represent the overwhelming majority of Muslims, across the world and here in America, who are peace-loving, law-abiding citizens who want what everyone else wants: to live in peace and security. It is high-time that we as Americans, citizens of the greatest nation on earth, to repudiate and reject the politics of division, fearmongering, and hate. We can do better as a nation, and let us start today."
Bila hari Selasa besok Obama kembali menang dan mengalahkan Hillary berturut turut, maka tampaknya Obama akan menjadi unstoppable -tidak akan terbendung lagi pada konvensi Nasional Demokrat Agustus 2008. Obama benar-benar menjadi kekuatan dahsyat yang bahkan mengalahkan dinasti Clinton yang didukung oleh dinasti Kennedy. Saat ini dana kampanye Obama yang didukung oleh konglomerat George Soros, Warren Buffet, setara dengan dana yang dihimpun Hillary. Tapi, pesona Obama sudah jauh meninggalkan Hillary, bahkan di kalangan pemilih wanita dan kaum muda kulit putih. Disimpulkan bahwa Hillary hanya didukung oleh generasi tua yang merupakan masa lalu, sedang Obama menjanjikan harapan untuk perubahan.
Interdependensi
Kalau Kenya membanggakan Obama sebagai salah satu keturunan warga Kenya dan Indonesia berbangga pernah menjadi ":wali" sewaktu Obama masih SD, bagaimana elite Indonesia bisa memanfaatkan atau ikut mempengaruhi percaturan pilpres AS.
Selama ini elite Indonesia hanya berteriak-teriak tidak mau didikte Washington. Padahal, seluruh dunia tahu bahwa dalam era globalisasi ini, interdependensi sudah demikian hebat, sehingga jika orang mempunyai karakter dan kelihaian maka yang terjadi ialah skenario saling mempengaruhi. Kenya akan merujuk faktor leluhur untuk memperoleh perhatian AS dan Presiden Obama. Dunia akan menguji apakah AS benar-benar menjadi pimpinan global yang punya otoritas moral untuk mendikte orang lain.
Agar mengikuti teladan meritokrasi, seorang presiden keturunan dunia ketiga menduduki Gedung Putih. Jika Indonesia mau berperanan maka harus siap canggih dengan bukti timbal balik, bahwa di negara Pancasila Indonesia, seorang Papua Kristen atau Tionghoa Budhis juga bisa menjadi Presiden Republik Indonesia. Apakah Jakarta siap untuk itu atau akan ketinggalan meneladani terobosan Obama.
Penulis adalah pengamat masalah nasional dan internasional
Pada 10 Agustus 2004 saya telah menulis kolom berjudul Calon Senator Obama pernah SD di Indonesia. Kolom itu merupakan indikator perspektif politik AS ketika dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat, Obama tampil memukau dengan pidatonya yang dianggap merupakan re-inkarnasi mendiang John Kennedy. Ketika Kamis (3/1) malam ia berpidato menyambut kemenangan dalam Kaukus Iowa, barangkali mantan penulis pidato John Kennedy, Ted Sorensen, turut menyumbangkan substansi. Kemenangan pendahuluan Obama di Iowa merupakan terobosan yang sangat substansial. Karena penduduk kulit putih Iowa 93 persen, demikian pula New Hampshire 97 persen, yang akan menggelar primary, Selasa pagi. Obama membuktikan walaupun ia keturunan Kenya bisa menerobos sebagai presiden bukan kulit putih pertama di AS.
Masalah keturunan ini agak ruwet karena para penduduk AS keturunan Afrika dari era perbudakan, kurang begitu sreg menerima Obama sebagai bagian dari African American. Obama dianggap keturunan imigran pendatang baru dan setengah putih karena ibunya, Ann Dunham, berasal dari Kansas. Bapaknya Barak Hussein Obama Sr adalah penerima beasiswa dari Kenya dan menikahi Ann, melahirkan Obama Jr pada 1961 di Hawaii. Ketika pada 2006 Obama mengunjungi Kenya, ia disambut sebagai pahlawan dengan penuh kebanggaan karena keturunan Kenya bisa menjadi senator yang sekarang sudah meningkat menjadi capres AS.
Obama Sr memang seorang playboy yang menikah beberapa kali. Pertama sebelum Ann, di Kenya, setelah bercerai dari Ann dengan wanita kulit putih AS lain, lalu dengan dua wanita Kenya dan total menjadi bapak dari sembilan anak. Sementara Ann Dunham setelah cerai dari Obama Sr menikah dengan Soetoro dari Indonesia, yang kemudian membawa Obama melewati masa SD antara 1968-1973 di Indonesia. Setelah itu Ann bercerai lagi dari Soetoro dan kembali ke Hawaii, dan Obama Jr lebih banyak dirawat oleh kakek-neneknya dari pihak Ibu. Adik tiri perempuannya Maya Soetoro ikut pindah ke Hawaii dan menikah dengan warga Kanada keturunan Tionghoa, Konrad Ng.
Latar belakang sejarah ini sekarang mulai terkuak dan merupakan bagian dari ujian sejarah, apakah AS akan lulus sebagai negara demokrasi sejati yang tidak terhambat oleh faktor sentimen primordial seperti ras, etnis, keturunan, dan agama. Jika John Kennedy menghadapi masalah Katolik dan Mitt Romney agama Mormon, maka yang menimpa Obama adalah dua masalah sekaligus, etnis campuran imigran Kenya dan isu bahwa ia pemeluk Islam semasa hidup di Indonesia.
Kolumnis Reza Azlan dan ahli bedah Hesham Hassaballa adalah dua tokoh Muslim AS yang memberikan analisis tajam tentang dilemma yang dihadapi Obama. Pertama, masyarakat AS akan naïf sekali bila beranggapan bahwa dengan memilih seorang kulit hitam yang masa kecilnya pernah memeluk Muslim, AS akan langsung dirangkul oleh dunia ketiga dan Timur Tengah sebagai "negara sahabat". Kedua, karena politik luar negeri Presiden Obama, pasti tidak akan bisa melepaskan diri dari kepentingan masyarakat AS, yang sebagian masih tetap dipengaruhi faktor ketakutan terhadap terorisme walaupun sudah kapok terperosok di Irak. Ketiga, munculnya Michael Huckabee sebagai pemenang kubu Republik di Iowa membuktikan bahwa kaum evangelis tradisional merupakan kutub yang berlawanan dengan arus sekularisme Demokrat yang menunjang Obama.
Hassaballa menawarkan suatu statemen yang seyogyanya disampaikan oleh Obama secara terbuka, seperti, Kennedy mengakui faktor Katolik dan Mitt Romney mengakui faktor Mormon agar masyarakat dunia terbuka mengenai Islam. Saya kutip bagian dari masukan Hassaballa sebagai berikut:
" Some have even accused me of being a "clandestine Muslim," a "Muslim plant" seeking to capture the White House. Yes, my middle name is "Hussein," and there is nothing wrong with this. Now, I have said many times that I am not a Muslim, I am a Christian, who is devout and proud of his faith.
Yet, this does not mean that there is something wrong with being a Muslim. Islam is an honorable religion, the basis of a glorious civilization that has given the world some of its greatest gifts. Muslims comprise one-fiftth of the world's population, and millions of our fellow Americans derive comfort from the Muslim faith. Indeed, there are those who claim to be Muslim who have attacked our country, who have committed inhuman acts of violence in the name of their religion.
But, these people defile the religion of Islam, and they do not represent the overwhelming majority of Muslims, across the world and here in America, who are peace-loving, law-abiding citizens who want what everyone else wants: to live in peace and security. It is high-time that we as Americans, citizens of the greatest nation on earth, to repudiate and reject the politics of division, fearmongering, and hate. We can do better as a nation, and let us start today."
Bila hari Selasa besok Obama kembali menang dan mengalahkan Hillary berturut turut, maka tampaknya Obama akan menjadi unstoppable -tidak akan terbendung lagi pada konvensi Nasional Demokrat Agustus 2008. Obama benar-benar menjadi kekuatan dahsyat yang bahkan mengalahkan dinasti Clinton yang didukung oleh dinasti Kennedy. Saat ini dana kampanye Obama yang didukung oleh konglomerat George Soros, Warren Buffet, setara dengan dana yang dihimpun Hillary. Tapi, pesona Obama sudah jauh meninggalkan Hillary, bahkan di kalangan pemilih wanita dan kaum muda kulit putih. Disimpulkan bahwa Hillary hanya didukung oleh generasi tua yang merupakan masa lalu, sedang Obama menjanjikan harapan untuk perubahan.
Interdependensi
Kalau Kenya membanggakan Obama sebagai salah satu keturunan warga Kenya dan Indonesia berbangga pernah menjadi ":wali" sewaktu Obama masih SD, bagaimana elite Indonesia bisa memanfaatkan atau ikut mempengaruhi percaturan pilpres AS.
Selama ini elite Indonesia hanya berteriak-teriak tidak mau didikte Washington. Padahal, seluruh dunia tahu bahwa dalam era globalisasi ini, interdependensi sudah demikian hebat, sehingga jika orang mempunyai karakter dan kelihaian maka yang terjadi ialah skenario saling mempengaruhi. Kenya akan merujuk faktor leluhur untuk memperoleh perhatian AS dan Presiden Obama. Dunia akan menguji apakah AS benar-benar menjadi pimpinan global yang punya otoritas moral untuk mendikte orang lain.
Agar mengikuti teladan meritokrasi, seorang presiden keturunan dunia ketiga menduduki Gedung Putih. Jika Indonesia mau berperanan maka harus siap canggih dengan bukti timbal balik, bahwa di negara Pancasila Indonesia, seorang Papua Kristen atau Tionghoa Budhis juga bisa menjadi Presiden Republik Indonesia. Apakah Jakarta siap untuk itu atau akan ketinggalan meneladani terobosan Obama.
Penulis adalah pengamat masalah nasional dan internasional
Kamis, 15 Mei 2008
Rabu, 14 Mei 2008
Senin, 12 Mei 2008
Untuk Direnunghan dan diaplikasikan
Seperti memancing, apapun yang kita lakukan memerlukan ketekunan dan kesabaran, dan hal itu biasanya membuakan hasil.
"The surrest way not to fail is determanate to succed, people with mediore obolity sometimes a chieve outstanding success becouse the don't know when to quit, most men succed becouse the are determines ro "
Cara yang paling pasti untuk tidak gagal adalah bertekad untuk berhasil, orang yang kemampuannya biasa saja adakalnya mencapai keberhasilan luar biasa karena mereka tidak tahu kapan berhenti, kebanyakan orang berhasil karena memiliki tekad yang kuat.
"The surrest way not to fail is determanate to succed, people with mediore obolity sometimes a chieve outstanding success becouse the don't know when to quit, most men succed becouse the are determines ro "
Cara yang paling pasti untuk tidak gagal adalah bertekad untuk berhasil, orang yang kemampuannya biasa saja adakalnya mencapai keberhasilan luar biasa karena mereka tidak tahu kapan berhenti, kebanyakan orang berhasil karena memiliki tekad yang kuat.
Untuk Direnunghan dan diaplikasikan
"Succes does not come to you, you go it"
Kberhasilan tidak datang menhampiri anda, anda harus berusaha mencapainya.
"The Mediore teacher tells, the good teacher explaines, the superior techer demontrates, the grete techer in spring"
guru yang biasa memberitahu, guru yang baik menjelaskan, guru yang pintar menunjukkan, guru yang luar biasa mengilhami
Kberhasilan tidak datang menhampiri anda, anda harus berusaha mencapainya.
"The Mediore teacher tells, the good teacher explaines, the superior techer demontrates, the grete techer in spring"
guru yang biasa memberitahu, guru yang baik menjelaskan, guru yang pintar menunjukkan, guru yang luar biasa mengilhami
Selasa, 29 April 2008
Mata Kering
Umumnya penglihatan mata kita akan berkurang ketamannya bila umur sudah lanjut. Salah satu penyebabnya adalah mata kering atau dray eye syndrome, yaitu penyakit menjelang usia lanjut. Mata kering merupakan suatu kondisi pada yang terjdi akibat berkurangnya produksi air mata, atau air mata kekuarang komponen tertentu - sehingga mata menjadi terasa tidah nyaman. Air mata sebenarnya adalah suatu lapisan film yang membuat mata kita terasa nyaman.
Kesehatan Wanita
Para nona dan ibu rumah tangga sangat senang apabila harus bersolek. Banyak ibu \yang rajin mengunjungi gimnastik atau aerobik dan sejenisnya. Contohnya di kota Bandung tempat fitnes ada di komleks-kompleks rumah.
2. Bagaimana cara membuat blog Blogger?
Sebelum dapat membuat blog gratis di Blog*Spot, yaitu layanan hosting Blogger, Anda harus telah membuat account pada blogger.com. Setelah Anda login ke blogger.com, klik link "Buat Blog". Pada Langkah 2, masukkan judul dan alamat (URL). Anda juga harus mengetikkan kata verifikasi yang ditampilkan di halaman ini. Setelah selesai, klik "lanjutkan". Pada langkah 3, Anda dapat memilih template untuk blog Anda; itulah tampilan yang akan muncul ketika Anda mempublikasikannya. Selanjutnya, Blogger akan membuat blog baru Anda dan mencadangkan spot Anda di BlogSpot. Segera setelah Anda membuat posting pertama, halaman Anda akan muncul di alamat yang Anda pilih.
2. Bagaimana cara membuat blog Blogger?
Sebelum dapat membuat blog gratis di Blog*Spot, yaitu layanan hosting Blogger, Anda harus telah membuat account pada blogger.com. Setelah Anda login ke blogger.com, klik link "Buat Blog". Pada Langkah 2, masukkan judul dan alamat (URL). Anda juga harus mengetikkan kata verifikasi yang ditampilkan di halaman ini. Setelah selesai, klik "lanjutkan". Pada langkah 3, Anda dapat memilih template untuk blog Anda; itulah tampilan yang akan muncul ketika Anda mempublikasikannya. Selanjutnya, Blogger akan membuat blog baru Anda dan mencadangkan spot Anda di BlogSpot. Segera setelah Anda membuat posting pertama, halaman Anda akan muncul di alamat yang Anda pilih.
Senin, 28 April 2008
Rabu, 23 April 2008
Selasa, 22 April 2008
Ada kadabra
Ini adalah guyonan dari Kang IBING:
1. Cerita kiayi Barokah
2. Sinden Ayu dari Pangalengan
1. Cerita kiayi Barokah
2. Sinden Ayu dari Pangalengan
Langganan:
Komentar (Atom)

